adem ayem, resto legendaris solo
Adem Ayem
Sejarah & Lokasi
-
Berdiri sejak 1969, Adem Ayem menjadi salah satu pionir kuliner khas Solo di Jalan Slamet Riyadi No. 342, Penumping, Laweyan, Surakarta
-
Kini ada dua cabang:
-
Slamet Riyadi No. 342, buka sejak pagi (sekitar 06.00 atau 07.00) hingga malam (~21.00)
-
Adi Sucipto No. 180, dengan jam operasional sekitar 09.00–21.00
-
2. Suasana dan Interior
-
Sederhana tapi nyaman: ruang makan luas, bersih, terang, dan sejuk karena ventilasi terbuka
-
Lokasi gulanya langsung menghadap Loji Gandrung (rumah dinas walikota Solo) — strategis dan mudah ditemukan
-
Suasana tradisional Jawa cukup terasa, memunculkan nuansa legendaris dan nostalgiaBukannya bergaya instagramable, tapi ketenangan dan kenyamanan suasananya jadi daya tarik utama — cocok untuk makan bersama keluarga atau reuni teman
3. Menu Andalan dan Ragam Hidangan
-
Menu andalan:
-
Gudeg Solo khas Solo (lebih gurih, tawar, bukan manis seperti khas Yogya), dengan suwiran ayam kampung, opor, sambal goreng cecek, dan kuah areh—pelengkapnya kerupuk udang dan cabai utuh
-
Ayam Goreng, disajikan utuh atau per potong (sekitar Rp 29.000/potong; utuh Rp 116.000)
-
-
Menu lainnya:
-
Nasi Gudeg Istimewa, Nasi Ayam Goreng, Selat Solo, Sup Timlo (~Rp 30.000–42.000)
-
Masakan seperti Nasi Langgi, Nasi Bakmoy, Bandeng Presto, serta masakan Oriental dan Nusantara lainnya .
-
-
Minuman dan lauk pendukung:
-
Teh kampul (sekitar Rp 16.000), es cincau, es kelapa muda (Rp 5.500–26.500)
-
-
Paket dan kemasan:
-
Gudeg dalam kendil untuk oleh‑oleh, dengan harga lebih tinggi (Rp 165.000–250.000) karena porsinya besar.
-
4. Harga & Value
-
Umumnya menu tersedia di kisaran Rp 30.000–75.000 per porsi
-
Beberapa sumber menyebut harga sedikit lebih tinggi, namun sebanding dengan kualitas, kenyamanan, dan suasana yang ditawarkan
Komentar
Posting Komentar