Review Timlo Sastro 1 Solo

 Timlo Sastro

1. Sejarah & Lokasi

  • Timlo Sastro 1 merupakan warung legendaris penyajian timlo khas Solo yang sudah berdiri sejak tahun 1952. Didirikan oleh Pak Sastro, awalnya berupa tenda kaki lima di sebelah barat Pasar Gede, Solo. Setelah renovasi, warung ini pindah ke sudut belakang Pasar Gede sejak sekitar tahun 1958. 

  • Alamat persisnya berada di Jalan Pasar Gede Timur No. 1–2, Kampung Balong, Solo, yang juga dikenal dengan nama "Timlo Sastro Balong". 

  • Cabang lainnya tersedia di Jl. Abdul Muis No. 32A (cabang 1) dan Jl. Dr. Wahidin No. 30 (cabang 2) untuk melayani wisatawan yang datang pada malam hari.

2. Menu & Cita Rasa

  • Timlo adalah sejenis sup atau soto bening khas Solo: berkuah kaldu ayam bening dengan rasa gurih segar, nyaris seperti gabungan soto dan sup. Isian khasnya berupa: suwiran daging ayam, ati ampela, telur pindang (biasanya telur bebek dengan warna cokelat kehitaman), dan sosis Solo goreng—sosis unik yang bukan terbuat dari daging sapi, melainkan kulit lumpia atau risoles yang dibungkus suwiran daging ayam, kemudian digoreng dan dipotong-potong. 

  • Bumbu simpel namun kuat: bawang putih, pala, lada, dengan taburan bawang merah goreng di atas kuah. 

  • Dihidangkan bersama nasi putih hangat yang sering disajikan terpisah—menambah kenikmatan saat makan.

  • Tambahan pelengkap seperti sambal kecap dan perasan jeruk nipis tersedia untuk menambah dimensi rasa. 

3. Suasana & Pengalaman Makan

  • Warungnya sederhana dan bersih, khas warung tradisional Solo—meski sederhana, selalu ramai pengunjung. Banyak pengunjung bahkan menikmati lantunan musik keroncong live saat makan—menciptakan suasana yang hangat dan nostalgia. Menurut pengalaman pengunjung, pertama kali mencicipi timlo di sini terasa seperti “masakan rumah”—kenyamanan rasa yang akrab dan menyenangkan.

4. Jam Buka & Harga

  • Jam operasional biasanya dimulai sekitar 06.00–06.30 pagi dan tutup sekitar 15.30–15.00 WIB, tergantung cabang. 

  • Harga sangat terjangkau: mulai dari Rp 5.000–Rp 25.000 untuk lauk tertentu, dengan timlo komplit sekitar Rp 20.000–Rp 25.000. Nasi dan minuman ditawarkan terpisah (sekitar Rp 5.000 hingga Rp 3.000)

5. Popularitas & Status Legendaris

  • Timlo Sastro adalah pelopor warung timlo di Solo, dan tetap digemari karena cita rasa konsisten sejak puluhan tahun lalu

  • Menjadi salah satu kuliner wajib dicoba oleh wisatawan lokal dan mancanegara, dengan reputasi yang tahan lama. Di forum Reddit, Timlo Sastro disebut sebagai salah satu tempat makan rekomendasi di Solo


  • https://youtu.be/bI66dNPtgiM?feature=shared

     


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soto Triwindu

Review GuloJowo Indonesia

Pecel Solo Resto Review